Visi
Visi
Visi
Tujuan
Sasaran
| Kode | Mata Kuliah / Tahap | SKS |
|---|---|---|
| KD1101 | PENGANTAR KEDOKTERAN | 3 |
| KD1102 | SISTEM PERGERAKAN DAN PENGATURANNYA | 6 |
| KD1103 | SISTEM PENGATURAN CAIRAN TUBUH | 6 |
| KD1004 | BAHASA INDONESIA | 2 |
| KD1105 | SKILLS LAB -1 | 1 |
| Total | 18 | |
Bidang pekerjaan dan peran profesional yang dapat dituju lulusan setelah menyelesaikan pendidikan.
Lulusan yang profesional, kompeten, komunikatif, kolaboratif, dan memiliki kesiapan akademik untuk melanjutkan pendidikan Profesi Dokter serta mampu berkontribusi dalam bidang kesehatan.
Karakteristik dan kemampuan yang diharapkan melekat pada lulusan program studi.
Sarjana Kedokteran yang mampu mengintegrasikan ilmu kedokteran, teknologi, kreativitas dan kewirausahaan sosial untuk menghasilkan gagasan, produk, layanan atau inovasi kesehatan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Sarjana Kedokteran yang mampu menggunakan metode ilmiah dan teknologi untuk melakukan penelitian dasar, menganalisis permasalahan kesehatan dan menghasilkan informasi ilmiah yang dapat mendukung pengembangan ilmu kedokteran dan kesehatan.
Sarjana Kedokteran yang memiliki penguasaan ilmu kedokteran yang kuat, berintegritas, beretika, humanis, mampu berpikir ilmiah dan kritis serta memiliki kesiapan akademik untuk melanjutkan pendidikan ke tahap Profesi Dokter.
Sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang perlu dicapai mahasiswa pada akhir pendidikan.
Inovasi Kesehatan Berbasis Teknologi dan Kewirausahaan Sosial
Mampu mengembangkan inovasi berbasis sociotechnopreneurship dalam bidang keahliannya serta bertanggung jawab dan berintegritas secara konsisten dalam pengambilan keputusan profesional
Penelitian dan Pengembangan Ilmu
Mampu mengembangkan penelitian di bidang kedokteran dan ilmu kesehatan.
Penguasaan Ilmu Kedokteran
Mampu mengembangkan ilmu biomedik, ilmu kedokteran klinik dasar, ilmu perilaku dan ilmu kesehatan masyarakat untuk menjelaskan kondisi sehat, proses terjadinya penyakit, faktor risiko serta prinsip pencegahan masalah kesehatan.
Profesionalisme dan Etika
Mampu mengevaluasi perilaku profesional, berintegritas, beretika, humanis, bertanggung jawab serta menjunjung nilai kemanusiaan, hukum, etika akademik dan keberagaman sosial budaya dalam kegiatan akademik dan kesehatan.
Berpikir Kritis dan Berbasis Bukti
Mampu menilai permasalahan kedokteran secara logis, kritis, sistematis dan ilmiah berdasarkan informasi dan bukti ilmiah
Komunikasi dan Kolaborasi
Mampu Mengelola komunikasi secara efektif, empatik dan profesional serta bekerja sama dalam kelompok dan tim interprofesional untuk mendukung pembelajaran dan penyelesaian masalah kesehatan.
Promosi dan Prevensi Penyakit Degeneratif
Mampu mengevaluasi faktor risiko dan determinan kesehatan serta merancang pendekatan promotif dan preventif berbasis bukti dengan keunggulan pada prevensi penyakit degeneratif pada individu, keluarga dan masyarakat.
Mawas Diri dan Pengembangan Diri
Mampu Mengkreasikan refleksi dan evaluasi diri dalam mengembangkan pengetahuan dan kompetensi secara mandiri dan berkelanjutan.
RPSMK yang telah disahkan dan dikunci ditampilkan berdasarkan semester. Sumber angkatan mengikuti RPSMK terbaru yang tersedia untuk mata kuliah pada semester tersebut.
Mata kuliah ini membekali mahasiswa dengan fondasi belajar kedokteran, identitas dan profesionalisme calon dokter, komunikasi-kolaborasi, etika, penalaran ilmiah dan berbasis bukti, literasi penelitian, integrasi ilmu kedokteran, promosi-preventif, serta pengenalan inovasi kesehatan berbasis teknologi dan sociotechnopreneurship. Pembelajaran dirancang sebagai jembatan menuju tahap akademik kedokteran dan pendidikan profesi dokter.
Mata kuliah ini membahas anatomi, fisiologi, dan biomekanika sistem muskuloskeletal (tulang, sendi, otot), serta regulasi gerakan oleh sistem saraf, termasuk kontrol motorik, refleks, dan integrasi sensorimotor untuk menghasilkan gerakan terkoordinasi.
Mata kuliah ini membahas kompartemen cairan tubuh, homeostasis volume dan osmolaritas, mekanisme haus, serta regulasi hormonal (ADH, aldosteron, ANP) dan renal dalam mempertahankan keseimbangan cairan, elektrolit, dan asam-basa.
Mata kuliah ini membahas kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia, etika akademik, teknik penulisan karya ilmiah, serta penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai kaidah gramatika, PUEBI, dan KBBI.
Mata kuliah Skills Lab -1 memberikan lingkungan simulasi yang aman bagi mahasiswa kedokteran untuk belajar dan berlatih keterampilan klinik dasar sebelum kontak langsung dengan pasien.
Mata kuliah Sistem Kardiovaskuler dan Respirasi membahas struktur, fungsi, dan regulasi fisiologi sistem kardiovaskuler serta respirasi, termasuk mekanisme penyakit, penilaian klinis, interpretasi diagnostik, manajemen dasar pasien, serta komunikasi efektif dalam pelayanan kesehatan.
Mata kuliah ini membahas anatomi, fisiologi, dan patofisiologi sistem hematologi dan imunologi, serta diagnosis dan tatalaksana gangguan seperti anemia, leukemia, imunodefisiensi, dan autoimun.
Mata kuliah ini membahas anatomi, fisiologi, dan patofisiologi sistem gastrointestinal, hati, dan pankreas, serta diagnosis dan tatalaksana gangguan seperti gastritis, ulkus, hepatitis, sirosis, dan pankreatitis.
Mata kuliah ini membahas mekanisme patogenesis penyakit degeneratif, termasuk peran penuaan, faktor genetik, stres oksidatif, agregasi protein, dan inflamasi pada gangguan seperti Alzheimer, Parkinson, diabetes, dan penyakit kardiovaskular.
Mata kuliah ini membahas konsep kewarganegaraan, hak dan kewajiban warga negara, demokrasi, hukum, identitas nasional, wawasan nusantara, dan ketahanan nasional untuk membentuk warga negara yang cerdas dan bertanggung jawab.
Mata kuliah ini membahas kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia, etika akademik, teknik penulisan karya ilmiah, serta penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai kaidah gramatika, PUEBI, dan KBBI.
Mata kuliah Sistem Indra membahas struktur, fungsi, dan gangguan sistem indera manusia meliputi mata, telinga, hidung, dan lidah. Mahasiswa mempelajari anatomi, fisiologi, mekanisme kerja indera, serta berbagai gangguan kesehatan seperti gangguan penglihatan, pendengaran, penciuman, dan pengecapan.
Mata kuliah Masalah Kesehatan Sistem Muskuloskeletal dan Integumen membahas konsep dasar, faktor risiko, patofisiologi, manifestasi klinis, pemeriksaan, penatalaksanaan, serta pencegahan berbagai gangguan kesehatan pada sistem muskuloskeletal dan integumen. Mahasiswa dibekali kemampuan untuk memahami mekanisme penyakit, melakukan pengkajian keperawatan/kesehatan, menentukan masalah kesehatan, serta menerapkan intervensi berbasis bukti pada pasien dengan gangguan sistem muskuloskeletal dan integumen.
Mata kuliah ini membahas patofisiologi, diagnosis, dan tatalaksana gangguan neuropsikiatri dan perilaku (seperti stroke, epilepsi, Parkinson, skizofrenia, demensia) serta masalah kesehatan mental dan degeneratif pada lansia dalam pendekatan geriatrik holistik.
Mata kuliah ini membahas patofisiologi, diagnosis, dan strategi pencegahan serta tatalaksana penyakit degeneratif dan metabolik seperti diabetes, dislipidemia, hipertensi, obesitas, dan sindrom metabolik melalui pendekatan farmakologis, nutrisi, dan perubahan gaya hidup.
Mata kuliah ini membahas metodologi penelitian, teknik penulisan karya ilmiah, dan penyusunan proposal penelitian lengkap (judul, latar belakang, tinjauan pustaka, metode, dan analisis data) untuk skripsi, tesis, atau disertasi.
Mata kuliah ini membahas konsep dan penerapan kedokteran komunitas dan pencegahan, meliputi epidemiologi, promosi kesehatan, kesehatan lingkungan, kesehatan kerja, serta kedokteran keluarga untuk menganalisis dan menyelesaikan masalah kesehatan individu, keluarga, dan masyarakat berbasis bukti.
Mata kuliah ini membekali mahasiswa kedokteran dengan pemahaman konsep, prinsip, dan metode manajemen dalam sistem pelayanan kesehatan. Fokus pembelajaran mencakup organisasi layanan kesehatan, sistem rujukan, mutu dan keselamatan pasien, serta tantangan manajerial di fasilitas kesehatan seperti puskesmas dan rumah sakit.
Mata kuliah ini membahas prinsip rehabilitasi medik, penilaian fungsi, modalitas terapi (fisioterapi, okupasi, elektroterapi), dan perencanaan program rehabilitasi pada pasien penyakit degeneratif seperti osteoartritis, Parkinson, stroke, dan demensia untuk memulihkan fungsi dan meningkatkan kualitas hidup.
Mata kuliah ini membahas prinsip kedokteran gaya hidup berbasis bukti, termasuk intervensi nutrisi, aktivitas fisik, manajemen stres, tidur, hubungan sosial, dan pengurangan perilaku berisiko tinggi untuk pencegahan, tatalaksana, dan reversi penyakit kronis seperti diabetes, obesitas, penyakit kardiovaskular, dan hipertensi.
Mata kuliah Laporan Penelitian membahas penyusunan hasil penelitian secara sistematis, ilmiah, dan sesuai kaidah akademik, meliputi penyajian data, analisis hasil, pembahasan, penarikan kesimpulan, serta penyusunan laporan penelitian.
Mata kuliah Publikasi membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan dalam menyusun, menelaah, dan mempublikasikan karya ilmiah sesuai kaidah akademik. Pembelajaran mencakup struktur artikel ilmiah, penelusuran dan pengelolaan referensi, etika publikasi, pemilihan jurnal, proses submit dan peer review, serta penyempurnaan naskah untuk publikasi pada jurnal ilmiah.
Mata kuliah ini membahas strategi dan etika diseminasi hasil penelitian melalui publikasi jurnal, prosiding, media sosial akademik, presentasi konferensi, dan kebijakan, serta cara memilih target audiens, menulis abstrak, dan menghindari jurnal predator.
Kepaniteraan Klinik Junior 1 adalah tahap pengenalan klinik dini bagi mahasiswa kedokteran untuk berlatih anamnesis, pemeriksaan fisik dasar, komunikasi dengan pasien, dan dokumentasi kasus di bawah supervisi dosen/dokter pembimbing di rumah sakit pendidikan.
Ketua Program Studi