Visi
Visi
Visi
Tujuan
Sasaran
| Kode | Mata Kuliah / Tahap | SKS |
|---|---|---|
| KP1001 | AGAMA | 2 |
| KP1002 | PANCASILA | 2 |
| KP1003 | BAHASA INDONESIA | 2 |
| KP1101 | BAHASA INGGRIS | 2 |
| KP1102 | PROSES KEPERAWATAN DAN BERFIKIR KRITIS | 3 |
| KP1103 | BIOMEDIK DASAR I | 2 |
| KP1104 | KONSEP DASAR KEPERAWATAN I | 3 |
| KP1105 | PEMENUHAN KEBUTUHAN DASAR MANUSIA | 4 |
| Total | 20 | |
| Kode | Mata Kuliah / Tahap | SKS |
|---|---|---|
| UNJ2201 | Sosio-Technopreneurship | 2 |
| Total | 2 | |
| Kode | Mata Kuliah / Tahap | SKS |
|---|---|---|
| KP3105 | PSIKOSOSIAL DAN BUDAYA DALAM KEPERAWATAN | 2 |
| KP3106 | Keperawatan Dewasa Sistem Endokrin,Imunologi,Pencernaan,Perkemihan dan Reproduksi Pria | 3 |
| Total | 5 | |
| Kode | Mata Kuliah / Tahap | SKS |
|---|---|---|
| KP4105 | METODOLOGI PENELITIAN | 4 |
| Total | 4 | |
| Kode | Mata Kuliah / Tahap | SKS |
|---|---|---|
| KP5102 | KEPERAWATAN PSIKIATRI | 3 |
| KP5107 | PROPOSAL PENELITIAN | 2 |
| KP5109 | KEPERAWATAN AGREGAT KOMUNITAS | 3 |
| Total | 8 | |
| Kode | Mata Kuliah / Tahap | SKS |
|---|---|---|
| KP6102 | KEPERAWATAN KRITIS | 3 |
| KP6109 | KEPERAWATAN TROPIK INFEKSI ELEKTIF I | 2 |
| Total | 5 | |
Bidang pekerjaan dan peran profesional yang dapat dituju lulusan setelah menyelesaikan pendidikan.
Calon perawat adalah individu yang sedang menjalani pendidikan dan pembelajaran keperawatan untuk mempersiapkan diri menjadi perawat profesional yang kompeten, beretika, bertanggung jawab, dan mampu memberikan asuhan keperawatan yang aman, bermutu, holistik, serta berpusat pada pasien. Calon perawat dibekali pengetahuan, keterampilan klinis, kemampuan berpikir kritis, komunikasi terapeutik, kemampuan bekerja dalam tim, serta pemanfaatan teknologi dalam pelayanan kesehatan.
Karakteristik dan kemampuan yang diharapkan melekat pada lulusan program studi.
A graduate attribute emphasizing the integration of social values, technology, creativity, and entrepreneurship to develop innovative solutions in health and nursing.
A graduate attribute focusing on developing health science knowledge through research, innovation, and evidence based approaches.
A professional nurse who is able to provide safe, holistic, ethical, and evidence based nursing care to individuals, families, groups, and communities.
A professional nurse who is able to provide health education and empower individuals, families, and communities to improve health status.
A professional nurse who is able to plan, organize, coordinate, and evaluate nursing services through effective leadership and management.
Sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang perlu dicapai mahasiswa pada akhir pendidikan.
Mampu mengintegrasikan prinsip profesionalisme, etika, hukum, keselamatan pasien, dan nilai kemanusiaan dalam membentuk karakter sebagai calon perawat profesional serta menunjukkan dan membiasakan perilaku profesional dalam proses pembelajaran dan praktik keperawatan terbimbing.
Graduates demonstrate professional attitudes, ethical awareness, legal responsibility, patient safety commitment, and humanistic values in nursing practice.
Mampu mengembangkan pengetahuan keperawatan, ilmu kesehatan, ilmu terapan, dan bukti ilmiah serta mendemonstrasikan keterampilan keperawatan berdasarkan prinsip evidence-based nursing.
Graduates apply scientific knowledge and evidence based nursing principles to support competent nursing practice.
Mampu mengevaluasi kebutuhan, masalah, serta kondisi kesehatan individu, keluarga, kelompok, dan masyarakat serta merancang solusi keperawatan secara sistematis, holistik, dan berbasis bukti dalam praktik terbimbing.
Graduates identify health problems and develop holistic nursing interventions based on assessment and evidence.
Mampu mendemonstrasikan prosedur serta keterampilan keperawatan secara aman, tepat, sistematis, dan sesuai standar dalam pembelajaran serta praktik klinik terbimbing.
Graduates demonstrate safe and standardized nursing skills according to professional standards.
Mampu mengevaluasi data hasil pengkajian serta merancang, mendemonstrasikan, dan mengevaluasi tindakan keperawatan berdasarkan proses keperawatan, keselamatan pasien, dan kebutuhan individu dalam praktik terbimbing.
Graduates apply the nursing process to provide individualized and safe nursing interventions.
Mampu mengintegrasikan informasi kesehatan serta bukti ilmiah dalam pembelajaran dan praktik keperawatan terbimbing melalui komunikasi terapeutik, kolaborasi, pengambilan keputusan, dan pemecahan masalah secara profesional.
Graduates use communication, collaboration, and clinical reasoning to solve nursing problems professionally.
Mampu mengembangkan pemanfaatan teknologi kesehatan dan teknologi digital secara tepat, aman, etis, inovatif, dan bertanggung jawab untuk mendukung pembelajaran, pengembangan ilmu kesehatan, dan praktik keperawatan terbimbing.
Graduates utilize digital and health technologies ethically to improve nursing learning and services.
Mampu mengevaluasi permasalahan, serta merancang dan mengembangkan inovasi berbasis ilmu kesehatan, teknologi, kreativitas, dan sumber daya melalui pendekatan socio-technopreneurship di bidang keperawatan yang memberikan nilai tambah dan dampak sosial positif.
Graduates develop innovative nursing solutions through entrepreneurship and social technology approaches.
Mampu menciptakan solusi terhadap permasalahan pembelajaran dan praktik keperawatan terbimbing melalui berpikir kritis, reflektif, kreatif, dan evidence-based serta mendemonstrasikan keterampilan pemecahan masalah secara sistematis.
Graduates demonstrate critical thinking, reflection, creativity, and systematic problem solving in nursing.
Mampu mengembang kan kapasitas diri secara berkelanjutan melalui refleksi, pembelajaran sepanjang hayat, peningkatan kompetensi, adaptasi terhadap perkembangan ilmu dan teknologi, serta menunjukkan komitmen, integritas, tanggung jawab, dan kesiapan menjadi perawat profesional yang berkontribusi bagi masyarakat.
Graduates commit to lifelong learning, professional development, integrity, and contribution to society.
RPSMK yang telah disahkan dan dikunci ditampilkan berdasarkan semester. Sumber angkatan mengikuti RPSMK terbaru yang tersedia untuk mata kuliah pada semester tersebut.
Mata kuliah Agama mengembangkan pemahaman, penghayatan, dan penerapan nilai agama serta spiritualitas sebagai dasar pembentukan karakter calon perawat yang berintegritas, beretika, menghargai martabat manusia, dan menghormati keberagaman keyakinan. Pembelajaran membahas hakikat manusia dan ketuhanan, moral dan tanggung jawab, integritas akademik, moderasi beragama, toleransi, kebutuhan spiritual, komunikasi terapeutik yang sensitif terhadap keyakinan pasien, privasi dan otonomi, pengambilan keputusan etis, pengalaman sakit dan kehilangan, dukungan spiritual, keselamatan pasien, etika digital, keadilan sosial, kepedulian lingkungan, serta integrasi nilai agama dalam profesionalisme keperawatan. Kegiatan pembelajaran meliputi kuliah interaktif, diskusi, latihan reflektif, analisis kasus, role play, case method, kuis, tugas terstruktur, dan evaluasi.
Mata kuliah Pancasila membangun kemampuan mahasiswa untuk memahami, menganalisis, menghayati, dan menerapkan nilai Pancasila sebagai dasar negara, ideologi bangsa, sistem filsafat, dan sistem etika dalam kehidupan akademik, sosial, kebangsaan, serta pembelajaran profesi keperawatan. Materi mencakup sejarah dan kedudukan Pancasila, konstitusi, demokrasi, hak dan kewajiban warga negara, keberagaman, keadilan sosial, integritas, antikorupsi, etika profesi, keselamatan pasien, etika digital, ilmu pengetahuan dan teknologi, tanggung jawab lingkungan, pembangunan berkelanjutan, serta pengambilan keputusan profesional yang berlandaskan nilai kemanusiaan. Pembelajaran menggunakan kuliah interaktif, diskusi terarah, latihan reflektif, Case Method, kuis, tugas terstruktur, dan evaluasi.
Mata kuliah Bahasa Indonesia membekali mahasiswa dengan kemampuan menggunakan bahasa Indonesia secara baku, efektif, logis, dan akademik untuk memahami, menganalisis, mengevaluasi, serta menyajikan informasi kesehatan dan literatur ilmiah. Materi mencakup kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia, ragam akademik, Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan Edisi Kelima, pemilihan kata dan istilah kesehatan, kalimat efektif, paragraf akademik, membaca kritis teks kesehatan, ringkasan, parafrasa, sintesis, penelusuran dan evaluasi literatur ilmiah, sitasi Chicago edisi ketujuh belas, integritas akademik, struktur artikel ilmiah, penulisan abstrak, presentasi ilmiah, serta penyuntingan karya ilmiah dalam konteks keperawatan. Pembelajaran menggunakan kuliah interaktif, latihan terstruktur, diskusi, Case Method, penugasan, presentasi, kuis, dan evaluasi.
Mata kuliah Bahasa Inggris membekali mahasiswa dengan kemampuan memahami dan menggunakan Bahasa Inggris dalam konteks kesehatan dan keperawatan. Pembelajaran mencakup identitas profesional perawat, kosakata medis, pembentukan istilah kesehatan, data pasien, tanda vital, instruksi klinis, strategi membaca teks kesehatan, ringkasan dan parafrasa, komunikasi terapeutik dengan pasien dan keluarga, pengkajian keluhan, ungkapan empati, klarifikasi, pemeriksaan pemahaman, komunikasi antarprofesi menggunakan SBAR, penelusuran literatur, analisis abstrak, evaluasi bukti ilmiah, serta penyajian hasil telaah literatur keperawatan berbahasa Inggris. Pembelajaran menggunakan kuliah interaktif, latihan terstruktur, diskusi, simulasi, role play, Case Method, penugasan, kuis, presentasi, dan evaluasi.
Mata kuliah Proses Keperawatan dan Berpikir Kritis membekali mahasiswa dengan kemampuan menggunakan proses keperawatan secara sistematis melalui pengkajian, analisis data, diagnosis keperawatan, penetapan prioritas, perumusan luaran, perencanaan intervensi, evaluasi respons pasien, dokumentasi, serta pemecahan masalah melalui berpikir kritis dan reflektif. Pembelajaran menekankan penggunaan data subjektif dan objektif, validasi data, pengelompokan petunjuk klinis, penalaran diagnostik, standar diagnosis, luaran dan intervensi keperawatan, keselamatan pasien, bukti ilmiah, clinical judgment, serta refleksi untuk perbaikan berkelanjutan. Kegiatan pembelajaran menggunakan kuliah interaktif, diskusi, latihan terstruktur, case method, concept mapping, workshop, simulasi, praktik laboratorium, penugasan, presentasi, refleksi, dan evaluasi.
Mata kuliah Biomedik Dasar I membekali mahasiswa dengan landasan ilmu biomedik untuk memahami struktur dan fungsi tubuh manusia sebagai dasar pembelajaran dan praktik keperawatan. Pembelajaran mencakup konsep anatomi dan fisiologi, homeostasis, dasar kimia kehidupan, struktur dan fungsi sel, transport membran, jaringan, sistem muskuloskeletal, sistem saraf, sistem endokrin, darah, sistem kardiovaskular, sistem respirasi, sistem pencernaan, sistem perkemihan, keseimbangan cairan dan elektrolit, sistem reproduksi, integrasi fungsi organ, serta analisis informasi kesehatan sederhana yang berkaitan dengan fungsi tubuh. Pembelajaran menggunakan kuliah interaktif, latihan terstruktur, peta konsep, diskusi, kuis, Case Method, penugasan, presentasi, dan evaluasi.
Mata kuliah Konsep Dasar Keperawatan I membekali mahasiswa dengan landasan konseptual profesi keperawatan sebagai dasar pembentukan identitas profesional dan hubungan terapeutik. Pembelajaran mencakup perkembangan keperawatan, karakteristik profesi, peran dan fungsi perawat, nilai profesional, etika dan hukum keperawatan, hak pasien, akuntabilitas, filosofi dan paradigma keperawatan, metaparadigma, ilmu dan pengetahuan keperawatan, teori serta model konseptual keperawatan, konsep manusia dan kesehatan, pendekatan holistik, caring, pelayanan berpusat pada pasien, sensitivitas budaya dan spiritual, konsep komunikasi, komunikasi terapeutik, kesadaran diri, empati, mendengarkan aktif, fase hubungan perawat dan pasien, hambatan komunikasi, komunikasi dengan keluarga dan tim kesehatan, serta penerapan komunikasi profesional pada situasi keperawatan sederhana. Pembelajaran menggunakan kuliah interaktif, diskusi, latihan terstruktur, concept mapping, case method, collaborative learning, role play, simulasi, refleksi, presentasi, penugasan, dan evaluasi.
Mata kuliah Pemenuhan Kebutuhan Dasar Manusia membekali mahasiswa dengan kemampuan menganalisis kebutuhan dasar manusia secara holistik, memahami prinsip dasar prosedur keperawatan, mendemonstrasikan keterampilan dasar secara aman dan sistematis, menganalisis data pengkajian, serta merancang intervensi keperawatan untuk memenuhi kebutuhan individu. Pembelajaran mencakup konsep kebutuhan dasar manusia, homeostasis, oksigenasi dan sirkulasi, nutrisi dan cairan, eliminasi, aktivitas dan mobilitas, istirahat dan tidur, kenyamanan, kebersihan diri, pencegahan infeksi, keselamatan, tanda vital, body mechanics, posisi pasien, transfer dan ambulasi, latihan rentang gerak, dukungan oksigenasi, bantuan nutrisi, pemantauan cairan, dukungan eliminasi, pengkajian kebutuhan dasar, analisis data, penetapan prioritas, serta perancangan intervensi. Pembelajaran menggunakan kuliah interaktif, latihan terstruktur, diskusi kasus, demonstrasi, praktikum laboratorium, simulasi, concept mapping, case method, refleksi, dan evaluasi keterampilan.
Mata kuliah Dismenasi Hasil Penelitian membekali mahasiswa dengan kemampuan mengevaluasi literatur dan pedoman pelaporan, menganalisis serta mengomunikasikan hasil penelitian keperawatan, menerapkan teknologi digital untuk penyusunan dan pengiriman naskah, serta menunjukkan perilaku profesional dan etis sepanjang proses publikasi ilmiah. Pembelajaran mencakup struktur artikel ilmiah, pedoman pelaporan, penyajian hasil dalam narasi, tabel dan gambar, penyusunan pembahasan dan implikasi, pengelolaan referensi, pemilihan jurnal, pemeriksaan kesesuaian author guidelines, etika kepengarangan, konflik kepentingan, plagiarisme, publikasi ganda, pemanfaatan kecerdasan artifisial secara bertanggung jawab, proses submission, peer review, revisi, proof, dan diseminasi hasil penelitian.
Mata kuliah Sosio - Technopreneurship membekali mahasiswa dengan kemampuan menganalisis konsep kewirausahaan sosial dan technopreneurship, mengidentifikasi masalah kesehatan dan kebutuhan pengguna, merancang solusi inovatif berbasis teknologi yang bernilai sosial, serta menyusun model bisnis yang layak, etis, berkelanjutan, dan relevan dengan bidang keperawatan. Pembelajaran mencakup entrepreneurial mindset, social impact, design thinking, pemetaan pemangku kepentingan, segmentasi pengguna, value proposition, model bisnis, prototyping dan MVP, literasi digital kesehatan, perencanaan keuangan, strategi pemasaran digital, aspek etik-hukum, manajemen risiko, pengukuran dampak, keberlanjutan, dan pitching usaha/solusi kesehatan.
Mata kuliah Farmakologi Keperawatan membekali mahasiswa dengan kemampuan memahami dan menerapkan prinsip farmakologi secara aman dalam praktik keperawatan terbimbing. Pembelajaran mencakup konsep dasar farmakologi, farmakokinetik, farmakodinamik, faktor yang memengaruhi respons obat, kelompok obat utama, indikasi, kontraindikasi, efek samping, interaksi obat, keselamatan obat, tanggung jawab profesional, perhitungan dosis, interpretasi resep, pemilihan rute, persiapan dan pemberian obat, pemantauan respons pasien, edukasi, dokumentasi, rekonsiliasi obat, serta pemilihan prosedur pemberian obat berdasarkan kondisi pasien dan kebutuhan pelayanan. Pembelajaran menggunakan kuliah interaktif, diskusi, latihan terstruktur, concept mapping, case method, collaborative learning, simulasi laboratorium, demonstrasi, return demonstration, refleksi, presentasi, penugasan, dan evaluasi.
Mata kuliah Sistem Informasi Keperawatan membekali mahasiswa dengan kemampuan menganalisis konsep teknologi kesehatan dan teknologi digital, mengevaluasi penggunaan teknologi informasi kesehatan secara aman, etis, dan bertanggung jawab, serta menerapkan teknologi kesehatan untuk mendukung pembelajaran dan praktik keperawatan. Pembelajaran mencakup konsep informatika keperawatan, data, informasi, pengetahuan, sistem informasi kesehatan, rekam medis elektronik, data keperawatan, alur informasi, mutu data, interoperabilitas, standar pertukaran data, SATUSEHAT, FHIR, keamanan dan kerahasiaan informasi, pelindungan data pribadi, etika digital, keamanan siber, dokumentasi keperawatan elektronik, pemanfaatan aplikasi pembelajaran, visualisasi data sederhana, dan simulasi penggunaan sistem informasi dalam pelayanan keperawatan. Pembelajaran menggunakan kuliah interaktif, diskusi terarah, latihan terstruktur, case method, collaborative learning, demonstrasi, praktikum komputer, simulasi, penugasan, presentasi, refleksi, serta evaluasi.
Mata kuliah Keperawatan Dewasa Sistem Pernapasan, Hematologi, dan Kardiovaskuler membekali mahasiswa dengan kemampuan menganalisis kebutuhan kesehatan pasien dewasa secara holistik, memahami patofisiologi dan manifestasi klinis gangguan sistem pernapasan, hematologi, serta kardiovaskuler, menganalisis data pengkajian, merumuskan diagnosis keperawatan, merancang intervensi dan luaran, mendemonstrasikan keterampilan keperawatan secara aman dan sistematis, serta mengevaluasi respons pasien. Pembelajaran mencakup pengkajian terfokus, pemeriksaan diagnostik, asma, penyakit paru obstruktif kronik, pneumonia, tuberkulosis, gagal napas, anemia, leukemia dan limfoma, gangguan perdarahan, hipertensi, penyakit arteri koroner dan sindrom koroner akut, gagal jantung, aritmia, terapi oksigen, terapi inhalasi, latihan pernapasan, bersihan jalan napas, keselamatan transfusi, pemeriksaan perfusi perifer, pemasangan sadapan elektrokardiografi, pemantauan kardiovaskuler, edukasi pasien, perencanaan pulang, dan evaluasi asuhan. Metode pembelajaran meliputi kuliah interaktif, case method, latihan terstruktur, concept mapping, diskusi berbasis bukti, simulasi, demonstrasi, return demonstration, konferensi kasus, refleksi, dan evaluasi keterampilan.
Mata kuliah Komunikasi Terapeutik Keperawatan membekali mahasiswa dengan kemampuan menerapkan komunikasi terapeutik dalam hubungan profesional dengan pasien, keluarga, dan tim kesehatan; mendemonstrasikan perilaku profesional, disiplin, dan etis; mengevaluasi proses kolaborasi dan pengambilan keputusan; serta melakukan refleksi dan perbaikan berkelanjutan terhadap praktik komunikasi. Pembelajaran mencakup konsep dan prinsip komunikasi terapeutik, kesadaran diri, empati, komunikasi verbal dan nonverbal, sensitivitas budaya, fase hubungan terapeutik, teknik komunikasi pada berbagai respons pasien, batas profesional, kerahasiaan, komunikasi dengan kelompok rentan, edukasi pasien dan teach back, komunikasi interprofesional, SBAR, handoff, closed loop communication, asertivitas, manajemen konflik, shared decision making, refleksi, umpan balik, dan simulasi terintegrasi. Pembelajaran menggunakan kuliah interaktif, diskusi terarah, latihan terstruktur, case method, role play, collaborative learning, demonstrasi, praktikum laboratorium, simulasi, refleksi, presentasi, penugasan, serta evaluasi formatif dan sumatif.
Mata kuliah Psikososial dan Budaya dalam Keperawatan membekali mahasiswa dengan kemampuan menganalisis konsep psikososial, perkembangan manusia, perilaku kesehatan, faktor sosial, budaya, nilai, keyakinan, spiritualitas, keberagaman, serta masalah psikososial dan budaya yang memengaruhi kesehatan dan asuhan keperawatan. Pembelajaran mencakup pengkajian psikososial dan budaya, respons individu dan keluarga terhadap sakit, stres dan koping, komunikasi terapeutik, komunikasi sensitif budaya, dukungan psikososial, kehilangan dan berduka, stigma, kelompok rentan, serta pemilihan pendekatan keperawatan yang aman, etis, berpusat pada pasien, dan sesuai budaya. Metode pembelajaran meliputi kuliah interaktif, case method, diskusi terarah, latihan analisis kasus, role play, refleksi, penugasan, dan evaluasi formatif serta sumatif.
Mata kuliah Keperawatan Dewasa Sistem Endokrin, Imunologi, Pencernaan, Perkemihan dan Reproduksi Pria membekali mahasiswa dengan kemampuan menganalisis patofisiologi, manifestasi klinis, pemeriksaan diagnostik, faktor risiko, serta kebutuhan pasien dewasa dengan gangguan pada sistem endokrin, imunologi, pencernaan, perkemihan, dan reproduksi pria; menganalisis data pengkajian untuk menetapkan masalah dan prioritas keperawatan; merancang asuhan keperawatan berbasis bukti; serta menerapkan komunikasi terapeutik, edukasi, keselamatan pasien, self-management, dan kolaborasi interprofesional. Pembelajaran mencakup diabetes melitus, gangguan tiroid-paratiroid, hipofisis-adrenal, hipersensitivitas, penyakit autoimun, gangguan gastrointestinal, hepatobilier-pankreas, acute kidney injury, chronic kidney disease, gangguan cairan-elektrolit dan asam-basa, infeksi saluran kemih, urolitiasis, terapi pengganti ginjal, benign prostatic hyperplasia, prostatitis, disfungsi ereksi, infertilitas pria, dan masalah kesehatan seksual-reproduksi pria.
Mata kuliah Bahasa Jepang membekali mahasiswa dengan kemampuan menggunakan Bahasa Jepang dasar dalam konteks kesehatan dan keperawatan serta mengembangkan kebiasaan belajar bahasa secara berkelanjutan. Pembelajaran mencakup salam profesional, perkenalan diri, pelafalan, hiragana dan katakana dasar, angka, waktu, identitas pasien, kosakata bagian tubuh dan gejala, ungkapan pengkajian keluhan, nyeri, tanda vital, kebutuhan dasar, instruksi sederhana, keamanan pasien, obat, nutrisi, eliminasi, mobilitas, empati, komunikasi dengan keluarga dan tim, kosakata lingkungan rumah sakit, pembacaan informasi sederhana, penggunaan sumber belajar digital, refleksi, portofolio, dan rencana pengembangan kompetensi Bahasa Jepang untuk kebutuhan profesional keperawatan. Pembelajaran menggunakan kuliah interaktif, latihan terstruktur, drilling, role play, simulasi, collaborative learning, penugasan, kuis, refleksi, portofolio, dan evaluasi formatif serta sumatif.
Mata kuliah Praktik Klinik I Keperawatan Maternitas memberikan pengalaman praktik terbimbing untuk mengintegrasikan profesionalisme, etika, keselamatan pasien, pendekatan holistik, keterampilan keperawatan maternitas, dan proses keperawatan pada ibu serta keluarga dalam periode antenatal, intrapartum, dan postnatal serta pada bayi baru lahir. Mahasiswa melakukan orientasi klinik, pengkajian fisik dan psikososial, komunikasi terapeutik, keterampilan maternitas sesuai kewenangan mahasiswa, analisis data, perumusan diagnosis keperawatan, perencanaan intervensi, pelaksanaan tindakan terbimbing, evaluasi respons pasien, dokumentasi, handover, konferensi klinik, penyusunan laporan asuhan, logbook, refleksi, dan presentasi kasus. Seluruh aktivitas dilaksanakan di bawah supervisi dosen atau preseptor dengan menekankan penghormatan terhadap martabat, budaya, privasi, pilihan pasien, serta keselamatan ibu dan bayi.
Mata kuliah Keperawatan Dewasa Sistem Muskuloskeletal, Integumen, Persepsi Sensori, dan Persarafan membekali mahasiswa dengan kemampuan menganalisis kebutuhan kesehatan pasien dewasa secara holistik, menganalisis data pengkajian dan pemeriksaan penunjang untuk menentukan masalah keperawatan, merancang intervensi keperawatan berbasis bukti, serta menerapkan komunikasi terapeutik, edukasi, keselamatan pasien, dokumentasi, dan kolaborasi interprofesional. Pembelajaran mencakup anatomi-fisiologi dan patofisiologi sistem muskuloskeletal, integumen, persepsi sensori, dan persarafan; pengkajian sistem; trauma dan gangguan degeneratif; gangguan kulit dan penyembuhan luka; gangguan penglihatan, pendengaran, dan vestibular; stroke, kejang, gangguan tekanan intrakranial, dan gangguan saraf perifer; analisis data, diagnosis keperawatan, prioritas masalah, manajemen nyeri, mobilisasi, perawatan luka, pencegahan cedera tekan, rehabilitasi, pencegahan jatuh dan aspirasi, edukasi pasien-keluarga, perencanaan pulang, rujukan, dan kesinambungan perawatan. Metode pembelajaran meliputi kuliah interaktif, case method, diskusi terarah, latihan analisis, praktikum/simulasi, role play, presentasi, refleksi, serta evaluasi formatif dan sumatif.
Mata kuliah Metodologi Penelitian membekali mahasiswa dengan kemampuan memahami dan menganalisis landasan ilmiah penelitian keperawatan, paradigma penelitian, identifikasi masalah dan kesenjangan pengetahuan, penelusuran serta telaah kritis literatur, penyusunan kerangka teori dan kerangka konsep, perumusan pertanyaan penelitian, tujuan, hipotesis, variabel, dan definisi operasional. Mahasiswa mempelajari desain penelitian kuantitatif, kualitatif, dan mixed methods, penentuan populasi dan sampel, teknik sampling, besar sampel, pengembangan serta pengujian instrumen, validitas, reliabilitas, pengumpulan dan manajemen data, analisis statistik deskriptif dan inferensial, analisis data kualitatif, integrasi data, penelitian tinjauan sistematis, prinsip etika penelitian, integritas ilmiah, informed consent, pelaporan penelitian, pengelolaan sitasi, dan penyusunan proposal penelitian keperawatan yang sistematis, layak, etis, dan berbasis bukti.
Mata kuliah Keperawatan Paliatif membekali mahasiswa dengan kemampuan menerapkan pendekatan holistik dalam asuhan keperawatan paliatif terbimbing, menerapkan komunikasi terapeutik dengan pasien dan keluarga, mengintegrasikan nilai profesional dalam pengambilan keputusan, serta mengevaluasi respons pasien terhadap tindakan keperawatan. Pembelajaran mencakup konsep dan prinsip paliatif, integrasi paliatif sejak dini, pengkajian holistik, kualitas hidup, kebutuhan keluarga dan caregiver, komunikasi penyakit serius, tujuan perawatan, dukungan kehilangan dan berduka, martabat dan otonomi, pengambilan keputusan bersama, perawatan menjelang akhir kehidupan, kolaborasi interprofesional, pengkajian nyeri dan gejala, intervensi kenyamanan, evaluasi respons, dokumentasi, dan kesinambungan pelayanan. Metode pembelajaran meliputi kuliah interaktif, case method, diskusi terarah, latihan reflektif, role play, simulasi, praktikum terbimbing, konferensi kasus, penugasan, dan evaluasi formatif serta sumatif.
Mata kuliah Keperawatan Tropik Infeksi membekali mahasiswa dengan kemampuan menganalisis masalah kesehatan dan kebutuhan keperawatan pada pasien dengan penyakit tropis dan infeksi secara holistik, menafsirkan data klinis serta epidemiologis, menentukan prioritas masalah, merancang intervensi berbasis bukti, dan menerapkan komunikasi terapeutik serta kolaborasi. Pembelajaran mencakup epidemiologi dan rantai penularan, kewaspadaan standar dan berbasis transmisi, dengue, malaria, tuberkulosis, HIV/AIDS, demam tifoid, leptospirosis, penyakit zoonotik dan tular vektor, penyakit infeksi emerging, infeksi parasit, sepsis dan syok, pengelolaan gejala, keselamatan terapi, edukasi, kepatuhan, stigma, surveilans, respons kejadian luar biasa, dan kesinambungan pelayanan.
Mata kuliah Keperawatan Psikiatri membekali mahasiswa dengan kemampuan menganalisis kebutuhan kesehatan jiwa secara holistik, menerapkan komunikasi terapeutik, menganalisis data pengkajian, merumuskan diagnosis keperawatan, merancang intervensi, dan mengevaluasi respons pasien dalam asuhan keperawatan psikiatri terbimbing. Pembelajaran mencakup konsep kesehatan jiwa dan gangguan jiwa, recovery oriented care, therapeutic milieu, pengkajian status mental, skrining risiko bunuh diri dan kekerasan, komunikasi terapeutik, analisis data, diagnosis keperawatan, perencanaan intervensi pada masalah kecemasan, depresi, psikosis, risiko bunuh diri, agresivitas, isolasi sosial, gangguan perawatan diri, koping, pendidikan kesehatan, dukungan keluarga, keselamatan, dokumentasi, dan evaluasi hasil. Metode pembelajaran meliputi kuliah interaktif, case method, diskusi terarah, role play, simulasi, praktikum terbimbing, konferensi kasus, refleksi, penugasan, dan evaluasi formatif serta sumatif.
Mata kuliah Keperawatan HIV-AIDS membekali mahasiswa dengan kemampuan menganalisis kebutuhan kesehatan orang dengan HIV (ODHIV), keluarga, dan kelompok yang terdampak secara holistik; menganalisis data pengkajian untuk menentukan masalah keperawatan; merancang intervensi keperawatan berbasis bukti; serta menerapkan komunikasi terapeutik, etik, rahasia, dan bebas stigma. Pembelajaran mencakup konsep dan epidemiologi HIV, patofisiologi dan perjalanan penyakit, pemeriksaan dan pemantauan klinis, terapi antiretroviral dan kepatuhan, infeksi oportunistik dan komorbiditas, advanced HIV disease, pencegahan kombinasi, pencegahan transmisi vertikal, kebutuhan nutrisi, psikososial, spiritual dan kesehatan mental, stigma dan diskriminasi, keselamatan pasien, kesinambungan perawatan, dukungan keluarga, pelayanan komunitas, perawatan paliatif, komunikasi terapeutik, edukasi, rujukan, dan kolaborasi interprofesional. Metode pembelajaran meliputi kuliah interaktif, case method, diskusi terarah, latihan pengkajian, role play, workshop, mini project, refleksi, serta evaluasi formatif dan sumatif.
Mata kuliah praktik profesi yang membekali mahasiswa dengan kemampuan memberikan asuhan keperawatan pada pasien gawat darurat secara sistematis, cepat, aman, berbasis prioritas, serta melakukan kolaborasi dan rujukan.
Mata kuliah Keperawatan Anak Sakit Kronis dan Terminal membekali mahasiswa dengan kemampuan menganalisis kebutuhan kesehatan anak dan keluarga secara holistik, menganalisis data pengkajian untuk menentukan masalah keperawatan, merancang intervensi yang sesuai kebutuhan dan prioritas masalah, serta menerapkan komunikasi terapeutik dalam hubungan profesional dengan anak, keluarga, dan tim kesehatan. Pembelajaran mencakup konsep penyakit kronis dan kondisi yang mengancam kehidupan pada anak, perawatan berpusat pada anak dan keluarga, pengaruh penyakit terhadap tumbuh kembang, kualitas hidup, pengkajian gejala, kebutuhan psikososial dan spiritual, analisis data, diagnosis keperawatan, intervensi kenyamanan, dukungan perkembangan, dukungan keluarga, kesinambungan perawatan, perawatan terminal, kehilangan dan berduka, komunikasi sesuai tahap perkembangan, edukasi keluarga, dan komunikasi interprofesional. Metode pembelajaran meliputi kuliah interaktif, case method, diskusi terarah, latihan pengkajian, role play, penyusunan rencana asuhan, refleksi, penugasan, serta evaluasi formatif dan sumatif.
Mata kuliah Keperawatan Maternitas II membekali mahasiswa dengan kemampuan menganalisis kebutuhan perempuan, ibu, bayi baru lahir, dan keluarga secara holistik pada kondisi maternal berisiko dan komplikasi; menganalisis data hasil pengkajian; merumuskan diagnosis keperawatan; merancang intervensi berdasarkan prioritas masalah; mendemonstrasikan keterampilan keperawatan maternitas secara aman, tepat, dan sistematis; serta mengevaluasi respons ibu, bayi, dan keluarga terhadap tindakan keperawatan. Pembelajaran mencakup kehamilan berisiko, komplikasi antenatal, komplikasi persalinan, perdarahan, hipertensi dalam kehamilan, infeksi, gangguan metabolik, kondisi postpartum, bayi baru lahir berisiko, dukungan menyusui, kebutuhan psikososial dan keluarga, pengkajian maternal dan neonatal, diagnosis keperawatan, luaran dan intervensi, pemantauan kemajuan persalinan, keselamatan pasien, keterampilan simulatif, edukasi, dokumentasi, handover, dan evaluasi hasil asuhan. Metode pembelajaran meliputi kuliah interaktif, case method, diskusi terarah, latihan analisis data, demonstrasi, praktikum laboratorium, simulasi, role play, OSCE formatif, penugasan, serta evaluasi formatif dan sumatif.
Mata kuliah Keperawatan Kesehatan Jiwa II mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam menganalisis masalah kesehatan jiwa kompleks, melakukan pengkajian lanjutan dan formulasi risiko, menetapkan prioritas masalah keperawatan, serta merancang intervensi keperawatan jiwa berbasis bukti yang aman, etis, berorientasi pemulihan, dan berpusat pada pasien serta keluarga. Pembelajaran mencakup recovery-oriented care, trauma-informed care, pengkajian status mental dan risiko, risiko bunuh diri dan self-harm, perilaku agresif, gangguan psikotik, bipolar, depresi, gangguan cemas dan trauma, gangguan kepribadian, gangguan penggunaan zat dan dual diagnosis, psikofarmakologi, terapi somatik, terapi kognitif-perilaku, terapi kelompok dan milieu, psikoedukasi keluarga, intervensi krisis, keperawatan jiwa komunitas, rehabilitasi psikososial, manajemen kasus, kelompok rentan, dokumentasi, kolaborasi interprofesional, evidence-based nursing, mutu, dan keselamatan pasien.
Mata kuliah Keperawatan Komunitas II membekali mahasiswa dengan kemampuan menganalisis masalah kesehatan komunitas dan mengembangkan asuhan keperawatan berbasis populasi melalui pendekatan primary health care, epidemiologi, promosi kesehatan, pemberdayaan masyarakat, dan kemitraan lintas sektor. Pembelajaran mencakup pengkajian komunitas, surveilans, diagnosis dan prioritas masalah, perencanaan program, intervensi pada kelompok rentan dan berbagai tatanan, kesehatan sekolah, kesehatan kerja, kesehatan lingkungan, pencegahan penyakit menular dan tidak menular, kesiapsiagaan bencana, serta monitoring, evaluasi, dokumentasi, dan pelaporan. Mahasiswa dilatih menggunakan data, komunikasi profesional, nilai budaya, etika, keselamatan, dan bukti ilmiah dalam merancang serta mengevaluasi intervensi keperawatan komunitas yang partisipatif dan berkelanjutan.
Mata kuliah Proposal Penelitian membekali mahasiswa dengan kemampuan menyusun proposal penelitian keperawatan secara sistematis berdasarkan kaidah ilmiah. Mahasiswa mampu mengidentifikasi masalah penelitian, menyusun latar belakang, merumuskan tujuan dan pertanyaan penelitian, melakukan telaah literatur, menyusun kerangka teori dan konsep, menentukan desain penelitian, metode pengumpulan data, rencana analisis, aspek etika penelitian, serta menghasilkan proposal penelitian yang layak untuk dilaksanakan.
Mata kuliah Praktik Klinik Keperawatan Medikal Bedah memberikan pengalaman klinik terbimbing untuk mengintegrasikan profesionalisme, keselamatan pasien, pendekatan holistik, keterampilan keperawatan, dan proses keperawatan pada pasien dewasa dengan berbagai masalah medikal bedah. Mahasiswa melakukan orientasi klinik, pengkajian holistik, pemeriksaan dan pemantauan dasar, demonstrasi keterampilan sesuai kewenangan mahasiswa, analisis data, perumusan diagnosis keperawatan, perencanaan luaran dan intervensi, implementasi tindakan terbimbing, evaluasi respons pasien, edukasi, dokumentasi, hand over, konferensi kasus, pengisian logbook, refleksi, dan evaluasi kinerja klinik. Seluruh kegiatan dilakukan di bawah supervisi dosen atau preseptor dengan menekankan etika, martabat, privasi, kerahasiaan, pencegahan infeksi, komunikasi profesional, dan keselamatan pasien.
Mata kuliah Keperawatan Onkologi membekali mahasiswa dengan kemampuan menganalisis konsep dasar kanker, epidemiologi, biologi kanker, karsinogenesis, faktor risiko, pencegahan, deteksi dini, diagnostik, staging, modalitas terapi kanker, serta peran perawat sepanjang continuum of care. Mahasiswa mempelajari asuhan keperawatan pada pembedahan onkologi, terapi antineoplastik sistemik, radioterapi, transplantasi sel punca, keselamatan pemberian terapi, manajemen nyeri dan berbagai gejala terkait kanker serta terapi, dukungan psikososial, spiritual, komunikasi terapeutik, survivorship, rehabilitasi, perawatan paliatif, end of life, dukungan keluarga, dan koordinasi asuhan. Pembelajaran menekankan proses keperawatan, keselamatan pasien, person centered care, evidence based nursing, komunikasi interprofesional, dan pengambilan keputusan etik untuk menghasilkan asuhan onkologi yang komprehensif, aman, manusiawi, dan berkesinambungan.
Mata kuliah Keperawatan Agregat Komunitas membekali mahasiswa dengan kemampuan menganalisis kebutuhan kesehatan dan menyelenggarakan asuhan keperawatan pada agregat atau kelompok populasi di komunitas berdasarkan pendekatan epidemiologi, primary health care, promosi kesehatan, pencegahan penyakit, pemberdayaan, dan kemitraan. Fokus pembelajaran mencakup agregat perempuan usia reproduksi, maternal, bayi, anak, remaja, dewasa, lansia, kelompok dengan penyakit kronis, penyandang disabilitas, kelompok rentan dan berisiko, sekolah, tempat kerja, kelompok dengan penyakit menular dan risiko lingkungan, serta komunitas pada situasi bencana. Mahasiswa dilatih melakukan pengkajian, diagnosis dan penetapan prioritas, perencanaan, implementasi, edukasi, skrining, advokasi, rujukan, kolaborasi lintas sektor, monitoring, evaluasi, dokumentasi, dan pelaporan berbasis bukti, etika, budaya, keselamatan, serta kesinambungan pelayanan.
Mata kuliah Praktik Klinik Keperawatan Jiwa memberikan pengalaman klinik terbimbing untuk mengintegrasikan profesionalisme, pendekatan holistik, komunikasi terapeutik, keselamatan, dan proses keperawatan pada pasien dengan masalah kesehatan jiwa. Mahasiswa melakukan orientasi klinik, membangun hubungan terapeutik, pengkajian status mental, pengkajian risiko bunuh diri dan kekerasan, analisis data, perumusan diagnosis keperawatan, perencanaan dan implementasi intervensi berorientasi pemulihan, psikoedukasi pasien dan keluarga, evaluasi respons, dokumentasi, hand over, konferensi kasus, logbook, refleksi, dan evaluasi kinerja klinik. Seluruh kegiatan dilakukan di bawah supervisi dosen atau preseptor dengan menekankan hak dan martabat pasien, privasi, kerahasiaan, batas profesional, nonstigmatisasi, keselamatan pasien, dan kolaborasi.
Mata kuliah Keperawatan Kritis membekali mahasiswa dengan kemampuan menganalisis kondisi pasien kritis secara sistematis, menginterpretasikan data pengkajian dan monitoring untuk menentukan prioritas masalah keperawatan, merancang intervensi berbasis bukti, serta menerapkan komunikasi terapeutik dan kolaborasi interprofesional di area perawatan intensif. Pembelajaran mencakup konsep keperawatan kritis, pengkajian ABCDE, monitoring respirasi, hemodinamik dan neurologis, analisis gas darah, syok dan sepsis, ventilasi mekanik, gangguan kardiovaskular, gangguan ginjal dan keseimbangan cairan-elektrolit, trauma dan disfungsi multiorgan, pencegahan infeksi, keselamatan obat, manajemen nyeri-sedasi-delirium, nutrisi, mobilisasi dini, perawatan alat invasif, weaning, komunikasi keluarga, perawatan paliatif, dokumentasi, resusitasi, serta peningkatan mutu dan keselamatan pasien.
Mata kuliah Biostatistik membekali mahasiswa dengan kemampuan memahami dan menganalisis data kesehatan melalui konsep statistik deskriptif dan inferensial. Pembelajaran mencakup jenis data dan skala pengukuran, pengelolaan dan pembersihan data, penyajian data, ukuran pemusatan dan penyebaran, distribusi normal, estimasi dan interval kepercayaan, pengujian hipotesis, ukuran efek, uji perbedaan parametrik dan nonparametrik, analisis data kategorik, korelasi, regresi sederhana, serta interpretasi dan pelaporan hasil statistik. Mahasiswa menggunakan perangkat lunak statistik untuk memilih prosedur yang sesuai, memeriksa asumsi, membaca keluaran analisis, dan menyajikan temuan secara akurat, transparan, etis, dan relevan bagi penelitian serta praktik kesehatan berbasis bukti.
Mata kuliah Keperawatan Tropik Infeksi elektif I membekali mahasiswa dengan kemampuan menganalisis konsep ilmu kesehatan dan penyakit tropik infeksi sebagai dasar praktik keperawatan, mengevaluasi keselamatan pasien dan tanggung jawab profesional dalam pencegahan penularan, menganalisis kebutuhan pasien secara holistik, mendemonstrasikan keterampilan keperawatan secara aman, tepat, dan sistematis, serta merancang intervensi keperawatan sesuai kebutuhan dan prioritas masalah. Pembelajaran mencakup epidemiologi penyakit tropik infeksi, rantai penularan, dengue dan arbovirus, malaria, tuberkulosis, leptospirosis, demam tifoid dan zoonosis tropis, kewaspadaan standar, kewaspadaan berbasis transmisi, isolasi, kebersihan tangan, alat pelindung diri, keselamatan pasien, resistensi antimikroba, pengkajian holistik, pemantauan tanda bahaya, pengelolaan spesimen, pemantauan cairan dan oksigenasi, pendidikan pasien dan keluarga, perencanaan intervensi, dokumentasi, dan kesinambungan pelayanan. Metode pembelajaran meliputi kuliah interaktif, case method, diskusi terarah, praktikum laboratorium, simulasi, role play, konferensi kasus, penugasan, serta evaluasi formatif dan sumatif.
Mata kuliah Keperawatan Bencana membekali mahasiswa dengan kemampuan mengevaluasi keselamatan pasien dan tanggung jawab profesional, mengevaluasi masalah kesehatan pada populasi terdampak, merancang solusi keperawatan pada siklus bencana, memilih dan mendemonstrasikan prosedur keperawatan bencana secara aman, serta mengevaluasi kolaborasi dan pengambilan keputusan dalam respons bencana. Pembelajaran mencakup konsep keperawatan bencana, manajemen risiko kesehatan, kelompok rentan, penilaian cepat kesehatan, surveilans, triase korban massal, mitigasi, kesiapsiagaan, respons, pemulihan, pemilihan prosedur lapangan, pencegahan infeksi, dekontaminasi, evakuasi, pertolongan pertama, dukungan psikologis awal, sistem komando, tim medis darurat, komunikasi risiko, rujukan, handover, debriefing, dan evaluasi respons. Metode pembelajaran meliputi kuliah interaktif, case method, diskusi terarah, table top exercise, simulasi, demonstrasi, praktikum terbimbing, penugasan, refleksi, dan evaluasi formatif serta sumatif.
Mata kuliah Keperawatan Bencana membekali mahasiswa dengan kemampuan mengevaluasi keselamatan pasien dan tanggung jawab profesional, mengevaluasi masalah kesehatan pada populasi terdampak, merancang solusi keperawatan pada siklus bencana, memilih dan mendemonstrasikan prosedur keperawatan bencana secara aman, serta mengevaluasi kolaborasi dan pengambilan keputusan dalam respons bencana. Pembelajaran mencakup konsep keperawatan bencana, manajemen risiko kesehatan, kelompok rentan, penilaian cepat kesehatan, surveilans, triase korban massal, mitigasi, kesiapsiagaan, respons, pemulihan, pemilihan prosedur lapangan, pencegahan infeksi, dekontaminasi, evakuasi, pertolongan pertama, dukungan psikologis awal, sistem komando, tim medis darurat, komunikasi risiko, rujukan, handover, debriefing, dan evaluasi respons. Metode pembelajaran meliputi kuliah interaktif, case method, diskusi terarah, table top exercise, simulasi, demonstrasi, praktikum terbimbing, penugasan, refleksi, dan evaluasi formatif serta sumatif.
Mata kuliah Keperawatan Gawat Darurat membekali mahasiswa dengan kemampuan mengevaluasi kondisi pasien gawat darurat, menerapkan prinsip keselamatan pasien dan tanggung jawab profesional, memilih serta mendemonstrasikan prosedur keperawatan gawat darurat, menganalisis data pengkajian cepat, merancang intervensi prioritas, mengevaluasi respons pasien, dan mengevaluasi kolaborasi serta pengambilan keputusan tim. Pembelajaran mencakup sistem pelayanan gawat darurat, triase, primary survey xABCDE, secondary survey, resusitasi jantung paru, kegawatdaruratan jalan napas dan pernapasan, syok, trauma, kegawatdaruratan kardiovaskular, neurologis dan metabolik, luka bakar, keracunan, bencana, komunikasi tim, dokumentasi, transfer, dan rujukan. Pembelajaran 4 SKS dilaksanakan dengan komposisi 2 SKS teori dan 2 SKS praktik melalui kuliah interaktif, case method, diskusi terarah, demonstrasi, simulasi, praktikum laboratorium, debriefing, penugasan, serta evaluasi formatif dan sumatif.
Mata kuliah Biostatistik membekali mahasiswa dengan kemampuan memahami dan menganalisis data kesehatan melalui konsep statistik deskriptif dan inferensial. Pembelajaran mencakup jenis data dan skala pengukuran, pengelolaan dan pembersihan data, penyajian data, ukuran pemusatan dan penyebaran, distribusi normal, estimasi dan interval kepercayaan, pengujian hipotesis, ukuran efek, uji perbedaan parametrik dan nonparametrik, analisis data kategorik, korelasi, regresi sederhana, serta interpretasi dan pelaporan hasil statistik. Mahasiswa menggunakan perangkat lunak statistik untuk memilih prosedur yang sesuai, memeriksa asumsi, membaca keluaran analisis, dan menyajikan temuan secara akurat, transparan, etis, dan relevan bagi penelitian serta praktik kesehatan berbasis bukti.
Mata kuliah Keperawatan Komplementer Alternatif membekali mahasiswa dengan kemampuan menganalisis landasan ilmu dan pendekatan holistik, mengevaluasi bukti ilmiah, menerapkan prinsip evidence based nursing, serta menilai aspek profesional, etika, hukum, keamanan, dan batas kewenangan dalam penggunaan terapi komplementer dan alternatif. Pembelajaran menekankan integrasi yang aman dengan asuhan keperawatan konvensional, pengambilan keputusan berbasis bukti, pengkajian preferensi pasien, risiko interaksi, indikasi dan kontraindikasi, komunikasi serta informed consent, regulasi kesehatan tradisional komplementer, dan pemilihan intervensi noninvasif yang relevan untuk kebutuhan kenyamanan, nyeri, kecemasan, stres, tidur, dan kualitas hidup.
Mata kuliah Keperawatan Komplementer Alternatif (Elektif III) membekali mahasiswa dengan kemampuan memahami, menilai, memilih, menerapkan, dan mengevaluasi pendekatan komplementer yang relevan dalam asuhan keperawatan secara aman, etis, berbasis bukti, dan berpusat pada kebutuhan pasien. Pembelajaran mencakup konsep keperawatan holistik dan integratif, bukti ilmiah, regulasi, keselamatan pasien, pengkajian holistik, teknik relaksasi dan pernapasan, mindfulness, meditasi, guided imagery, terapi musik, pijat, refleksologi, aromaterapi, akupresur, yoga, tai chi, penggunaan herbal dan suplemen secara aman, serta penerapan pendekatan komplementer untuk membantu mengelola nyeri, kecemasan, gangguan tidur, mual, dan masalah kesehatan kronis. Mahasiswa juga mempelajari komunikasi terapeutik, pendidikan pasien, pengambilan keputusan bersama, dokumentasi, evaluasi luaran, rujukan, kolaborasi interprofesional, dan batas kewenangan perawat dalam pelayanan komplementer.
Mata kuliah Manajemen Keperawatan membahas konsep, fungsi, dan proses manajemen dalam pelayanan keperawatan dengan penekanan pada perencanaan, pengorganisasian, ketenagaan, pengarahan, pengendalian, kepemimpinan, komunikasi organisasi, kolaborasi, delegasi, supervisi, manajemen konflik, mutu pelayanan, keselamatan pasien, analisis masalah, pengambilan keputusan, dan manajemen perubahan. Pembelajaran menggunakan kuliah interaktif, diskusi terarah, case method, latihan terstruktur, simulasi peran, presentasi, refleksi, serta evaluasi tengah dan akhir semester untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, keterampilan manajerial, dan sikap profesional dalam pengelolaan pelayanan keperawatan.
Mata kuliah Keperawatan Onkologi membekali mahasiswa dengan kemampuan menganalisis kebutuhan pasien kanker dan keluarga secara holistik, menganalisis data pengkajian untuk menentukan masalah keperawatan, merancang intervensi berbasis bukti sepanjang kontinuum kanker, serta menerapkan komunikasi terapeutik dan kolaborasi interprofesional. Pembelajaran mencakup biologi dan epidemiologi kanker, pencegahan dan deteksi dini, pengkajian onkologi, modalitas terapi, toksisitas dan komplikasi, kedaruratan onkologi, keselamatan pemberian terapi, manajemen gejala, nutrisi, rehabilitasi, perawatan paliatif, survivorship, kebutuhan psikososial dan spiritual, edukasi, pengambilan keputusan bersama, dukungan keluarga, serta kesinambungan pelayanan.
Mata kuliah Praktik Klinik Keperawatan Gawat Darurat memberikan pengalaman klinik terbimbing untuk mengintegrasikan keselamatan pasien, profesionalisme, pendekatan holistik, pemilihan prosedur, keterampilan gawat darurat, proses keperawatan, komunikasi tim, dan pengambilan keputusan pada pasien dengan kondisi akut dan mengancam nyawa. Mahasiswa melakukan orientasi klinik, triase, primary survey xABCDE, secondary survey, pengkajian terfokus, pemilihan dan pelaksanaan prosedur sesuai kewenangan mahasiswa, analisis data, perumusan diagnosis keperawatan, perencanaan dan implementasi intervensi prioritas, reassessment, evaluasi respons pasien, dokumentasi, handover, rujukan, konferensi kasus, logbook, dan refleksi. Seluruh kegiatan dilakukan di bawah supervisi dosen atau preseptor dengan menekankan etika, martabat pasien, pencegahan infeksi, keselamatan petugas, kolaborasi interprofesional, dan kesinambungan pelayanan.
Mata kuliah Praktik Klinik Keperawatan Komunitas dan Keluarga memberikan pengalaman praktik lapangan terbimbing untuk mengintegrasikan profesionalisme, pengkajian holistik keluarga dan komunitas, analisis kebutuhan dan masalah kesehatan, perencanaan serta implementasi solusi keperawatan, komunikasi terapeutik, promosi kesehatan, pemberdayaan masyarakat, kolaborasi, monitoring, evaluasi, dokumentasi, logbook, dan refleksi. Mahasiswa melakukan kunjungan keluarga dan kegiatan komunitas di bawah supervisi dosen atau preseptor dengan memperhatikan etika, privasi, kerahasiaan, keselamatan, budaya, literasi kesehatan, sumber daya lokal, determinan sosial kesehatan, serta kesinambungan pelayanan.
Mata kuliah Praktik Klinik Keperawatan Gerontik membekali mahasiswa untuk menganalisis kebutuhan kesehatan, mengevaluasi masalah kesehatan, menerapkan pendekatan holistik, menganalisis data pengkajian, merumuskan diagnosis keperawatan, merancang intervensi, mengevaluasi respons, dan menerapkan komunikasi terapeutik pada lanjut usia. Pembelajaran mencakup konsep healthy ageing, proses menua, perubahan biologis, psikologis, sosial, dan spiritual, pengkajian komprehensif geriatri, kapasitas intrinsik dan kemampuan fungsional, frailty, risiko jatuh, nutrisi, kognisi, suasana perasaan, fungsi sensorik, sindrom geriatri, multimorbiditas, keselamatan, diagnosis keperawatan, perencanaan intervensi, evaluasi hasil, kesinambungan pelayanan, dukungan caregiver, serta komunikasi terapeutik yang menghormati otonomi dan martabat lanjut usia. Pembelajaran teori dipadukan dengan praktikum, simulasi, case method, latihan pengkajian, penyusunan rencana asuhan, dan refleksi.
Mata kuliah Skripsi membekali mahasiswa dengan kemampuan melaksanakan penelitian keperawatan secara sistematis mulai dari identifikasi masalah, penyusunan proposal, kajian pustaka, perumusan metode, pengumpulan dan analisis data, penyusunan laporan, serta diseminasi hasil penelitian sesuai kaidah ilmiah, etika penelitian, dan standar akademik Program Studi S1 Keperawatan.
Ketua Program Studi